Dari Kurban ke Desa Mandiri
(Seruni). Salah satu kebahagiaan menyambut iedul adha yaitu penyembelihan hewan kurban. Seruni Foundation tidak ingin ketinggalan memanfaatkan momen ini untuk ikut serta berbagi kebahagiaan dengan menyumbangkan enam ekor kambing kepada warga yang membutuhkan, yang dikemas dalam serangkaian acara bertajuk "Suci dengan Kurban 1429 H" atau "SuKur 1429 H".
Pembagian kurban dilakukan di dua tempat, yaitu di lingkungan sekretariat Seruni Foundation, kawasan Haur Mekar, Kota Bandung sebanyak dua ekor kambing, dan desa Rendeh, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, sebanyak empat ekor.
Penyembelihan kambing di lingkungan Sekretariat Seruni Foundation dilakukan Senin (8/12) usai sholat Ied. Daging hasil penyembelihan dibagikan kepada warga kurang mampu di sekitar sekretariat Seruni Foundation.
Ketua Panitia SuKur 1429 H, Indra Kriswanto menyatakan, penyembelihan dan penyaluran hewan kurban ini sudah berlangsung untuk kesekian kalinya. "Penyembelihan dan Penyaluran hewan kurban ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga kurang mampu di sekitar sekretariat Seruni Foundation. Hewan kurban yang kami salurkan merupakan sumbangan dari para donatur tetap maupun tidak tetap Seruni Foundation" ujar Indra Kriswanto.
Sementara itu, penyembelihan hewan kurban di desa Rendeh dilakukan di SD Negeri Rendeh I, Selasa (9/12). Warga desa Rendeh yang sudah tiga tahun terakhir tidak pernah merasakan daging hewan kurban, tampak antusias membantu penyembelihan dan penyaluran hewan kurban.
"Alhamdulillah, atas bantuan dari Seruni Foundation tahun ini warga kami dapat kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Kondisi ekonomi warga desa Rendeh yang relatif kurang mampu membuat warga di sini belum mampu untuk menyembelih hewan kurban sendiri", ujar Rasmin, koordinator penyembelihan hewan kurban yang juga guru SDN Rendeh I.
Hasil penyembelihan empat ekor kambing dibagikan kepada 250 siswa SDN Rendeh I yang sebagian besar orang tuanya kurang mampu secara ekonomi.
Desa Mandiri
Desa Rendeh yang sebagian warganya bermata pencaharian petani dan buruh merupakan daerah yang memiliki potensi untuk berkembang lebih maju. Atas dasar itulah Seruni Foundation tergerak untuk lebih jauh mengembangkan potensi yang ada di desa Rendeh.
Selain menyumbang hewan kurban, sebelumnya Seruni Foundation telah membantu renovasi perpustakaan SDN Rendeh I yang akan dikembangkan menjadi Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
"Bersamaan dengan penyerahan sumbangan hewan kurban, kami juga menyerahkan 150 eksemplar buku pelajaran dan buku bacaan untuk menambah koleksi buku perpustakaan, serta karpet untuk alas lantai sehingga siswa atau warga yang membaca di perpustakan bisa lebih nyaman membaca," ujar Indra Kriswanto yang juga Ketua Harian Seruni Foundation.
Indra menambahkan, Seruni Foundation ingin menjadikan desa Rendeh sebagai pilot project pengembangan desa mandiri. Proyek ini, lanjut Indra, sebagai sarana untuk memupuk kepercayaan para donatur tetap maupun tidak tetap Seruni Foundation dan terutama sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan aktualisasi diri para relawan Seruni Foundation.(Ron*)